Endors
foto: fb Satria Dharma
Membaca adalah jantungnya pendidikan. Membaca merupakan batu loncatan bagi keberhasilan di sekolah dan dalam kehiduoan kelak." Demikian kata Dr. Roger Farr. Tanpa membaca pendidikan akan mati. Tanpa kemampuan membaca yang layak keberhasilan siswa di jenjang sekolah lanjutan dan, apalagi, di perguruan tinggi adalah tidak mungkin.
Glenn Doman menyatakan bahwa membaca merupakan salah satu fungsi yang paling penting dalam hidup. Semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Oleh sebab itu setiap anak harus benar-benar dibekali dengan ketrampilan literasi dasar, yaitu membaca dan menulis. Guru harus benar-benar memahami betapa pentingnya ketrampilan literasi dasar bagi setiap siswanya dan mengupayakan dengan sungguh-sungguh agar setiap anak mendapatkannya. Guru yang tidak mampu mengembangkan ketrampilan literasi siswanya pada hakikatnya adalah guru yang gagal.
Saya sangat gembira membaca pengalaman Pak Ahmad Hanapiah dalam membangun ketrampilan literasi bagi siswa-siswanya. Pembinaan dan pelatihan yang diperolehnya dari USAID Prioritas benar-benar dilaksanakan dan diterapkannya dengan sangat baik di kelas-kelas yang diajarnya. Hal ini membuat praktik literasi yang dijalankannya di kelas bersama siswanya bukan hanya efektif dalam membangun ketrampilan literasi siswanya tapi juga membangun suasana yang membangun dan menyenangkan.
Saya menganjurkan para guru lain utk membaca pengalaman Pak Ahmad Hanapiah di dalam buku ini agar dapat mengembangkan ketrampilan dalam menumbuhkan budaya literasi siswa masing-masing.
Surabaya, 25 September 2017
Satria Dharma
Penggagas Gerakan Literasi Sekolah (GLS)


Komentar
Posting Komentar